Berperan sebagai Orang Tua dalam sebuah Keluarga jaman sekarang sebagian orang mengatakan lebih berat dari jaman terdahulu. Tetapi ada juga yang mengatakan justru menjadi Orang Tua pada jaman terdahulu lebih berat dari jaman sekarang karena keadaan tidak semaju sekarang. Tampaknya semua memiliki alasannya sendiri- sendiri.
Terlepas menjadi Orang Tua pada jaman dahulu atau jaman sekarang sama saja, sama- sama berperan sebagai Orang Tua bagi semua anggota keluarga yang menjadi tanggungan. Bagaimana tanggungjawab Orang Tua untuk melindungi dan menghidupi Keluarga. Hal yang disebutkan terakhir diatas adalah merupakan PR sejak jaman baheula.
Mungkin peran dan tanggungjawab Orang Tua itu sebaiknya berpedoman pada patok'an "3L" yakni: Love-- Membimbing dengan penuh kasih sayang, Let Grow Up-- Biarkan berkembang, Limited-- Pembatasan.
Jadi apabila patok'an tersebut diatas dapat diterapkan maka sebagai Orang Tua telah dapat berperan dengan lebih baik. Karena tidak bersifat Otoriter dan atau Permisif. Ada fleksibelitas dalam melaksanakan bimbingan keluarga kearah yang lebih berkualitas.
Alasan daripada penerapan pedoman tersebut adalah untuk berjaga- jaga atau mengantisipasi pengaruh- pengaruh negatif yang sewaktu- waktu melanda keluarga. Jadi dimaksudkan untuk membentengi diri keluarga dengan dinding abstrak yang kuat.
Jumat, 13 Agustus 2010
Sabtu, 25 April 2009
Pemilu 2009
Turut lega rasanya karena Bangsa Indonesia di awal pertengahan tahun 2009 ini telah dapat mengadakan pemilu- legislatif yang makin representatif dengan tertib dan lancar. Mendatang disusul kegiatan pelaksanaan pemilihan calon presiden (Pilcapres), yakni pada bulan Juli 2009 yang akan dilaksanakan dengan penuh komitment dan optimisme yang tinggi.
Tentu masalah dan kendala dalam pelaksanaan pemilu tersebut pasti ada. Hal itu merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam proses perubahan menuju keadaan yang lebih maju. Yang penting semua seyogyanya memiliki niat baik, berfikir positif untuk mendukung kesuksesan proses demokratisasi yang baik, jujur dan adil sehingga tercipta tatanan kehidupan sosial- politik yang lebih mantap dan dewasa.
Pada langkah selanjutnya setelah pemilu legislatif tentu semua partai dengan segeranya melakukan konsolidasi internal dan mengatur strategi untuk berpartisipasi dalam pemilu presiden. Apabila tahapan proses pemilu semua dilalui dengan baik sesuai etika- politik yang ada maka hasil pemilu dapat diprediksikan dapat berjalan dengan mantap.
Siapapun yang akan menduduki kursi legislatif dan atau kursi kepresidenan tak masalah, asal telah melalui proses yang baik dan benar sesuai UU Pemilu yang diberlakukan. Kita dukung hasil pemilu 2009 sepenuhnya. Mari bersama maju.. menyongsong Indonesia yang makin maju dan sejahtera.
Tentu masalah dan kendala dalam pelaksanaan pemilu tersebut pasti ada. Hal itu merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam proses perubahan menuju keadaan yang lebih maju. Yang penting semua seyogyanya memiliki niat baik, berfikir positif untuk mendukung kesuksesan proses demokratisasi yang baik, jujur dan adil sehingga tercipta tatanan kehidupan sosial- politik yang lebih mantap dan dewasa.
Pada langkah selanjutnya setelah pemilu legislatif tentu semua partai dengan segeranya melakukan konsolidasi internal dan mengatur strategi untuk berpartisipasi dalam pemilu presiden. Apabila tahapan proses pemilu semua dilalui dengan baik sesuai etika- politik yang ada maka hasil pemilu dapat diprediksikan dapat berjalan dengan mantap.
Siapapun yang akan menduduki kursi legislatif dan atau kursi kepresidenan tak masalah, asal telah melalui proses yang baik dan benar sesuai UU Pemilu yang diberlakukan. Kita dukung hasil pemilu 2009 sepenuhnya. Mari bersama maju.. menyongsong Indonesia yang makin maju dan sejahtera.
Selasa, 27 Januari 2009
Tahun Kerbau
Tahun 2009 memiliki simbol seekor binatang yang senang berkubang malas.. KERBAU namanya. Semua tahu itu. Namun dibalik kemalasannya tsb bila dapat mengelolanya ia akan sanggup bekerja dengan giat.
Dengan kata lain kerbau akan dapat bekerja jika sang pengelola alias pemimpin cakap mendistribusikan peluang dan potensi yang ada pada diri sipemalas.
Dengan kata lain kerbau akan dapat bekerja jika sang pengelola alias pemimpin cakap mendistribusikan peluang dan potensi yang ada pada diri sipemalas.
Kamis, 11 Desember 2008
Daftar Barang Langka
Bukan hanya binatang saja yang bisa dikelompokkan kedalam kategori langka, contohnya barang kebutuhan pokok seperti dipaparkan berikut dibawah ini juga termasuk langka akhir- akhir ini:
premium, minyak gas, elpiji, air bersih, perawan (ech salah), kasih sayang sejati (ech keliru) dan.. apalagi ya, tunggu berita selanjutnya!
Kita berharap jangan sampai perikemanusiaan makin menjadi ikut langka karena terkikis era edanisasi- global, he he he.
premium, minyak gas, elpiji, air bersih, perawan (ech salah), kasih sayang sejati (ech keliru) dan.. apalagi ya, tunggu berita selanjutnya!
Kita berharap jangan sampai perikemanusiaan makin menjadi ikut langka karena terkikis era edanisasi- global, he he he.
Kamis, 04 Desember 2008
Musim Haji dan Masalahnya
Naik haji disamping memang sudah ketetapan agama juga merupakan kebanggaan dan kepuasan batin tersendiri dalam menjalankan ibadah agama Islam. Hanya sayangnya manajemen perusahaan transportasi banyak diberitakan kurang profesional dalam mengurus para calon jemaah haji, sehingga banyak komplain dan beragam kasus lagi.
Padahal nyari peces untuk ditabung sedikit demi sedikit susahnya setengah mati. Begitu waktunya dipergunakan, banyak penderitaan menyertai berkait dengan pelayanan petugas pelayan haji yang terkesan kurang perhatian dan tidak peka terhadap keluhan para jemaah haji. Mungkin semua itu karena kurangnya kerja HOT (Hati-Otak-Tenaga) petugas; mengakibatkan terlunta- luntanya para jemaah dalam perjalanan menuju Tanah Suci.
Padahal nyari peces untuk ditabung sedikit demi sedikit susahnya setengah mati. Begitu waktunya dipergunakan, banyak penderitaan menyertai berkait dengan pelayanan petugas pelayan haji yang terkesan kurang perhatian dan tidak peka terhadap keluhan para jemaah haji. Mungkin semua itu karena kurangnya kerja HOT (Hati-Otak-Tenaga) petugas; mengakibatkan terlunta- luntanya para jemaah dalam perjalanan menuju Tanah Suci.
Kamis, 09 Oktober 2008
Hari Raya Ketupat 1429 H.
Tahun ini Kupatan dapat diikuti dengan cara lebih baik dari tahun kemaren. Peribadatan full dilaksanakan dengan baik oleh para sanak famili, sementara itu persyaratan ( ugorampe) berupa makanan ketupat dan koe lepet semua sudah pada buat dengan jumlah yang cukup.
Malam hari setelah acara mengaji seperti biasa oleh anak- anak kecil, diteruskan sholat Isya' dan, setelah itu dilaksanakan kendurian yang dihadiri sanak keluarga dan tetangga, bertempat di surau sendiri. Malam itu masih sempat yang namanya kembang api diletuskan diudara diatas pelataran surau keluarga. Disaksikan oleh para tetangga yang sebetulnya adalah famili sendiri juiga, dengan penuh bangga. Mereka senang sekali menyaksikan acara kembang api.
Pagi hari, sekira pukul 05.15 sudah dibangunkan untuk menghadiri kauman/ kenduri. Pagi itu menghadiri empat post kenduri. Pada pukul sekira 08.20, semua sudah selesai dihadiri. Masing- masing membawa lontong dan ketupat didalam bawaan tas kresek yang cukup banyak sekali. Dibawa dengan cara dipikul sebenarnya pantas, karena saking banyaknya.
Pokoknya kupatan tahun ini bener- bener gemahripah lohjinawi. Maksudnya disini kemakmuran dan ketentraman, murah rezeki dan silahturahmi yang tulus. Tampak semuanya sebagian besar puas dalam pelaksanaan hari raya kupatannya ini.
Malam hari setelah acara mengaji seperti biasa oleh anak- anak kecil, diteruskan sholat Isya' dan, setelah itu dilaksanakan kendurian yang dihadiri sanak keluarga dan tetangga, bertempat di surau sendiri. Malam itu masih sempat yang namanya kembang api diletuskan diudara diatas pelataran surau keluarga. Disaksikan oleh para tetangga yang sebetulnya adalah famili sendiri juiga, dengan penuh bangga. Mereka senang sekali menyaksikan acara kembang api.
Pagi hari, sekira pukul 05.15 sudah dibangunkan untuk menghadiri kauman/ kenduri. Pagi itu menghadiri empat post kenduri. Pada pukul sekira 08.20, semua sudah selesai dihadiri. Masing- masing membawa lontong dan ketupat didalam bawaan tas kresek yang cukup banyak sekali. Dibawa dengan cara dipikul sebenarnya pantas, karena saking banyaknya.
Pokoknya kupatan tahun ini bener- bener gemahripah lohjinawi. Maksudnya disini kemakmuran dan ketentraman, murah rezeki dan silahturahmi yang tulus. Tampak semuanya sebagian besar puas dalam pelaksanaan hari raya kupatannya ini.
Sabtu, 04 Oktober 2008
PLESIRAN DI SUNGAI IRENG- IRENG LUMAJANG
Main dan mandi di sungai Ireng- ireng untuk mengisi waktu liburan Hari Raya Idhul Fitri 1429 H. bersama keluarga seluruhnya menyenangkan juga. Tempat main dan mandi (bluron-- jawa) di-sungai yang berakar dari Ranupane dan meliuk- liuk sampai kedaerah Senduro- lumajang, persisnya didesa Ramba'an yang terletak diarah selatan hutan Jati ds. Pandansari- Senduro cukup lega, segar dan sangat alami.
Kita bisa menempuhnya melalui jalan yang naik dan turun pematang sawah/ tegal milik penduduk yang subur kearah selatan pohon jatian milik Perhutani agak kebarat laut sekira satu kilo meter. Maka pertama kali yang tampak setelah sampai ditepian sungai adalah bebatuan sungai dan gemericiknya air sungai yang bening. Oh segarnya hawa diarea persawahan dipedesaan ini.
Batu- batuan sungai yang kecil- kecil banyak yang menarik bentuknya dan diantara bebatuan tersebut ada yang berukuran besar; sebesar kerbau dan bahkan ada beberapa buah yang sebesar Gajah. Anak- anak kecil setelah bluron lalu mendaki kepunggung batu sebesar Gajah tanpa merasa takut dan ragu. Sementara itu anak- anak yang wanita ikut mandi dipinggiran sungai yang dangkal, ibu- ibu mencuci pakaian kotor yang dibawa mereka dari rumah. Jadi ini acara cuci pakaian sambil mengantar anak plesiran, he he.
Kita bisa menempuhnya melalui jalan yang naik dan turun pematang sawah/ tegal milik penduduk yang subur kearah selatan pohon jatian milik Perhutani agak kebarat laut sekira satu kilo meter. Maka pertama kali yang tampak setelah sampai ditepian sungai adalah bebatuan sungai dan gemericiknya air sungai yang bening. Oh segarnya hawa diarea persawahan dipedesaan ini.
Batu- batuan sungai yang kecil- kecil banyak yang menarik bentuknya dan diantara bebatuan tersebut ada yang berukuran besar; sebesar kerbau dan bahkan ada beberapa buah yang sebesar Gajah. Anak- anak kecil setelah bluron lalu mendaki kepunggung batu sebesar Gajah tanpa merasa takut dan ragu. Sementara itu anak- anak yang wanita ikut mandi dipinggiran sungai yang dangkal, ibu- ibu mencuci pakaian kotor yang dibawa mereka dari rumah. Jadi ini acara cuci pakaian sambil mengantar anak plesiran, he he.
Langganan:
Postingan (Atom)