Tampilkan postingan dengan label Tinggalkan cara lama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tinggalkan cara lama. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Januari 2024

Selamat Tahun Baru 2024 Semoga Semua Urusan Lancar

Memasuki bulan pertama tahun 2024, Ya si bulan Januari. Kuucapkan Selamat Tahun Baru! Semoga ditahun ini keadaan tetap baik- baik saja. Kenapa? Sebab ditahun kemarin, 2023 banyak peristiwa yang terjadi begitu saja baik diluar negeri maupun didalam negeri terjadi begitu saja hal- hal kecil dan ataupun yang besar yang sifatnya tragis. 

Mulai dari kisah- kisah yang terjadi dalam rumah tangga seperti KDRT, pelecehan seksual, tawuran antar kelompok dijalan, kasus- kasus penipuan dan pembunuhan, merebaknya pejabat korupsi sampai dengan gaduhnya dunia politik dan kisah- kisah dalam peristiwa perang kesemuanya pepak terjadi ditahun 2023.  

Maka oleh karena itulah diharapkan di 2024 ini semua urusan sisa kemarin akan rontok satu persatu selesai dengan sendirinya bak daun yang menua, layu dan berguguran. kering dan sirna tertiup angin. Tinggal pohon yang meranggas. Kemudian tunas daun muda bersemi kembali menggantikan masa tua menjadi masa muda yang ceria. 

Harapan dan target ditata kembali. Merencanakan dan mewujudkan keadaan yang lebih baik dan rasional. Melangkah dan bertindak dengan penuh sigap dan kemantapan sehingga cita yang diharapkan dapat tercapai dengan gemilang. Selamat berjuang menempuh hidup di 2024.  

Senin, 19 Januari 2015

Ribut Jadi Ciri Sistem Demokrasi

Inilah konsekwensi dari menganut sistem demokrasi. Tidak usah kaget dengan keadaan yang ribut terus. Sedikit-sedikit ribut, ricuh, turun jalan. Ramai-ramai berdemontrasi dan melakukan aksi orasi ditempat terbuka.

Memang lalu terkesan kacau balau keadaannya. Semrawut, tidak keruan alur yang hendak dicapai. Namun biasanya kemudian semua kejadian mengendap. Bagai air yang jernih kena aduk menjadi keruh. Kemudian air ditenangkan dan menjadi jernih kembali. Biasanya kejernihan setelah itu terasa lebih hidup, lebih sehat.

Demikian pula keadaan dinegeri ini. Gaduh politik. Kisruh politik. Keadaan menjadi menghangat. Kalau perlu memanas sedikit. Haha... kayak buat masakan itu, diberi bumbu yang pedas agar lebih mantap dan nyaman.

Seperti baru-baru ini, pemerintah mau milih ketua MK ribut, mau memilih Ketua KPK ribut, mau memilih Kepala Polisi ribut, bahkan nanti kalau ada musim pilihan gubernur, bupati, kades.. bisa diprediksi akan ribut dan ribut lagi.

Begitulah kalau menganut sistem demokrasi. Tidak enak memang kisruh terus. Sebagian orang jadi jenuh dan bosen dengan sistem ini. Lalu merindukan gaya pengaturan yang streng. Yang otoriter asal stabil sehingga kehidupan sosial ekonomi tampak agak lebih tenang. Namun meskipun sistem demokrasi itu dianggap jelek mungkin, tapi menurut para ahli dan pengamat menilai bahwa sistem demokrasi tetap jadi pilihan terbaik. Ini dibanding dengan sistem Monarki atau sistem-sistem lainnya yang terjadi sebelum jaman demokrasi merebak seperti sekarang.

Jadi se tak enak-enaknya sistem demokrasi masih yang paling enak. haha... ya seperti rasa masakan tadi. Pedas tapi dicari. Hmmm.....

Jadi kesimpulannya, kita tidak usah kaget atau heran atau jenuh atau muak dengan sistem demokrasi seperti yang kita anut sekarang. KIta patut bersyukur dengan penjaminan kebebasan berbicara dan atau berpendapat. Hak-hak individu didengar dan diberi perhatian khusus secukupnya. Dibanding dengan sistem lain yang membungkam hak individu untuk bisa hidup lebih enjoy dan nyaman.

Jumat, 01 Agustus 2008

Inovasi Baru Perangkat Ubah Cara Lama

Semua hasil karya yang kelihatan berhasil dibumi ini, disetiap kebudayaan yang ada, tadinya berasal dari hal yang tidak kelihatan, didalam alam pikiran. Ibarat air cucuran hujan yang meneteskan airnya kesuatu lahan dan makin lama membuat celah atau ceruk yang makin lebar dan dalam membentuk lembah- lembah gunung. Maka sejak itu air selalu mengalir melewati lembah tersebut.

Bertolak dari hal tersebut maka terkadang kita perlu memicu lagi imaginasi dan daya perubahan yang dimiliki manusia. Tetapi hal ini sulit dilakukan. Meskipun demikian ada suatu cara seperti apa yang dituliskan oleh seorang penulis terkenal seperti Dennis Sherwood dalam bukunya yang berjudul "Smart- Things To Know About Innovation & Creativity." Bahwa kita harus meninggalkan samasekali cara- cara lama yang selama ini telah memberi hasil yang baik kepada kita. Berat memang, tetapi itu merupakan syarat terjadinya inovasi yang betul- betul inovasi.

Dikatakan bahwa sebagian besar dari kita telah terkurung dilingkaran kepuasan dan keberhasilan dimasa lalu. Sehingga tidak mampu lagi melihat perubahan keadaan sekitar secara peka dimana secara objectif perubahan terjadi begitu cepatnya. Hal sumber daya ditempat yang lama dengan perlahan tetapi pasti akan menyusut tidak disadarinya.

Proses re- inovasi atau inovasi yang diperbarui ini berjalan melalui empat tahapan dasar yang menjadi sasarannya (Innovation Target), yakni: Pengajuan gagasan (Idea generation) Jadi harus ada ide lebih dahulu, kemudian evaluasi (Evaluation) yang disini berarti memilih gagasan- gagasan yang akan ditindak lanjuti, berikutnya adalah pengembangan (Development) yaitu memperbaiki gagasan- gagasan yang terdiri dari konsep- konsep menjadi realitas yang menghasilkan sesuatu, dan terakhir, implementasi ialah mengupayakan gagasan tersebut sungguh- sungguh terjadi. Secara singkatnya inovasi disini adalah suatu usaha mengubah bahasa teori menjadi bahasa operasional. Mengubah sesuatu yang masih bersifat angan- angan menjadi suatu kejadian yang kenyataan.

.. bersambung...